Menu
Media Informasi Keuangan

Waspada! Ada Modus Pendanaan Terorisme Minta Sumbangan Masyarakat

  • Bagikan

Kabarin.co.id, Jakarta – Perlu diwaspadai, Tindak Pidana Pendanaan Terorisme (TPPT) menyasar kalangan masyarakat. Pasalnya, setiap orang ternyata bisa ikut terlibat atau partisipasi pada kegiatan kejahatan tersebut. Dijelaskan oleh Koordinator Penelitian Penilaian Resiko Nasional PPATK, Patrick Irawan, ada beberapa modus yang digunakan oleh pelaku TPPT untuk mengumpulkan uang, termasuk juga melalui donasi.

“Modus pengumpulan dana teroris terkini sejak 2015-2018, yang pertama kita lihat modus pengumpulan dana teroris yang berisiko tinggi adalah melalui donasi, kedua pendanaan sendiri, ketiga lewat media sosial,” jelas Patrick pada workshop di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Selasa (17/9/2019).

Lebih lanjut, Patrick juga mengungkap bahwa umumnya pelaku TPPT menggelar membuka aksi donasi dengan kedok kemanusiaan untuk bisa memuluskan rencananya. Khususnya untuk memperoleh pendanaan. Sebagai contoh, donasi dengan kedok bencana alam.

“Modus beberapa peristiwa, di mana terjadi bencana alam. Contohnya, di mana ada oknum, yang bersangkutan mengumpulkan dana, terutama di kota-kota besar, di mana Jakarta, merupakan wilayah yang strategis untuk mengumpulkan dana,” imbuh Patrick.

“Di mana Jakarta merupakan kota yang padat penduduk, less awareness masyarakatnya, sehingga ketika ada terjadi bencana alam, masyarakat Jakarta mudah tergerak untuk dimintai bantuan,” lanjutnya.

“Di sinilah yang terjadi kekhawatiran, ketika kita masyarakat Indonesia kurang peduli ke mana dana yang kita salurkan. Seharusnya dana yang kita salurkan ke tempat yang terpercaya. Jangan membuat kita membahayakan negara kita sendiri. Jangan kita memberikan bantuan, yang kita sendiri nggak tahu bantuan itu akan dikelola untuk apa,” paparnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *