Menu
Media Informasi Keuangan

Warga Surakarta Dihebohkan Dengan Dugaan Penculikan Siswi SD Oleh Kodim

  • Bagikan

Kabarin.co.id, Sragen – Sempat viral, warha di wilayah eks Karesidenan Surakarta digegerkan dengan adanya laporan dugaan penculikan salah satu siswi SD asal Sukoharjo.

Siswi yang mempunyai inisial AGN (7) tersebut dilaporkan hilang dibawa kabur oleh seorang pria paruh baya beberapa hari yang lalu.

Setelah menjadi viral di media sosial, pelaku terduga penculik siswi asal Dukuh Tegalan, Desa Ngabeyan, Kartasura tersebut akhinya diamankan oleh tim Polsek Sragen Kota, Sabtu (23/11/2019) malam.

Yang paling mengejutkan, pelaku diketahui bernama Kodim (46), selaku warga Dukuh Bangunrejo, RT.04/02, Kelurahan Parangharjo, Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

Pelaku langsung diamankan ketika membawa AGN untuk mengamen di wilayah Sragen. Dan untuk hasil penyelidikan sementara, Kodim diduga nekat menculik siswi kelas 1 SD tersebut untuk dipaksa mengamen supaya memperoleh hasil banyak.

“Kejadian awalnya di Kartasura, Sukoharjo. Ibu dari AGN datang melapor ke Polsek Kartasura bahwa putrinya hilang diduga diajak oleh bapak-bapak. Kemudian informasi itu disebar di media sosial, dan tadi malam tim kami mengamati ada pria bersama anak kecil yang mirip dengan foto korban yang diunggah di media sosial.” Ucap Kapolres Sragen, AKBP Yimmy Kurniawan lewat Kapolsek Sragen Kota, Iptu Mashadi, Minggu (24/11/2019).

Ternyata benar bahwa bocah itu adalah AGN dan pria yang membawanya adalah pelakunya,” imbuhnya.

Lebih lanjut, setelah dipastikan pelaku dan korban, akhirnya keduanya diamankan di Mapolsek Sragen Kota. Kemudian pihak Polsek pun berkoordinasi dengan Polsek Kartasura terkait dengan penemuan AGN yang diduga diculik oleh Kodim.

“Kami hanya menemukan dan mengamankan. Setelah itu, kami serahkan kembali ke Polsek Kartasura,” paparnya.

“Modusnya, korban diajak mengamen biar dapatnya lebih banyak karena membawa anak kecil,” pungkas Mashadi.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *