Menu
Media Informasi Keuangan

Warga Firdaus Heboh, Ada Mayat Di Pinggir Rel Kereta

  • Bagikan

Kabarin.co.id, Sergai – Warga di desa Dusun IX, Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Serdang Begadai (Sergai), Kamis (23/4/2020) mendadak heboh terkait dengan penemuan sosok mayat pria paruh baya tergeletak di pinggir rel kereta api KM.61/00.

Menurut dari keterangan warga, korban pertama kali ditemukan oleh Mariani. Warga sekitar yang tinggal tidak jauh dari perlintasan kereta api tersebut. Ketika keluar rumah, Mariani melihat seorang pria tergeletak di pinggit rel kereta api dengan posisi tertelungkup.

Selanjutnya, saksi mendekati serta melihat pria tersebut telah meninggal dunia dengan keadaan luka-luka. Kemudian Mariani memberitahu pada tetangganya, Ramidi yang dilanjutkan dengan melapor ke phak kepolisian.

Memperoleh laporan tersebut, personel Polres Sergai langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), serta mengumpulkan keterangan saksi, dan melakukan evakuasi jenazah korban ke Rumah Sakit Sultan Sulaiman.

Ketika dikonfirmasi, kapolres Sergai, AKBP Robin Simatupang yang didampingi Kasubbag Humas Ipda Zulfan Ahmadi, menyatakan pria yang ditemukan tewas tersebut bernama Syahrul (460, warga Dusun IV, Desa Pekan Tanjung Beringin, Kecamatan tanjung Beringin, Sergai.

Dijelaskan bahwa korbam mengalami luka robek pada bagian kepala belakang, loka robek pada telapak tangan, serta punggung kaki kanan, dan luka robek pada telapak kaki kiri korban.

“Sesuai hasil olah TKP petugas dan berdasarkan keterangan saksi-saksi warga sekitar TKP, korban diduga tewas tertabrak kereta api namun petugas masih melakukan penyelidikan lebih lanjut,” terang Kapolres Sergai, AKBP R.Simatupang.

  • Bagikan

Respon (3)

  1. Sebaiknya berhati-hati beraktivitas di sekitar kawasan jalur kereta dan perlintasan. Perhatikan arah kedatangan kereta. Berhenti sejenak kemudian lihat kanan dan kiri pastikan aman sebelum melintas. Apalagi saat ini banyak aktif jalur ganda. Prioritas jalan untuk kereta api. Jangan menerobos di perlintasan saat kereta hendak melintas.

  2. innalilahi semoga kejadian semacam ini tidak terulang kembali lur, ingat hati-hati sebelum melintasi rel pastikan kiri kanan tidak ada kereta yang lewat hindari berada di atas rel karena bahaya. dalam uu perkeretaapian no 23 tahun 2007 jelas bahwa sanya area rel adalah area yang harus steril. jangan bahayakan dirimu dengan kecerobohan mu.

  3. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. Hindari berada di kawasan rel kereta api dan sekitarnya. Kawasan tersebut harus steril dari berbagai aktivitas warga. Selain itu kita juga tidak tahu kapan kereta akan datang sehingga memang baiknya kita menghindari tempat tersebut

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *