Menu
Media Informasi Keuangan

Viral Kabar Pizza Hut Bangkrut

  • Bagikan

Kabarin.co.id, Jakarta – Pekan ini, pemegang waralaba terbesar dari restoran Pizza Hut di Amerika Serikat (AS), NPC International, mengajukan perlindungan kebangkrutan.

Langkah tersebut diambil lantaran adanya penutupan beberapa gerai sebagai dampak dari penyebaran COVID-19 di AS yang tak kunjung berhenti.

NPC International di Kansas sudah tandatangan perjanjian dukungan restrukturisasi melalui pemberi pinjaman secara substansial guna mengurangi utang jangka panjang perusahaan, serta memperkuat struktur modal perusahaan.

Saat ini, perusahaan tersebut mempunyai utang US$ 903 juta serta sudah melakukan pra-negoisasi perjanjian restrukturisasi yang sekitar 90%-nya berasal dari pinjaman pertama serta 17% dari pemberi pinjaman kedua.

“Meningkatnya biaya komoditas dan tingkat leverage keuangan yang lebih tinggi menghadirkan tantangan bagi operator restoran,” kata kepala eksekutif dan presiden divisi Pizza Hut NPC, Jon Weber dalam sebuah pernyataan, dikutip dari Forbes.

NPC sendiri mempunyai 1.225 lokasi Pizza Hut dan 385 restoran Wendy’s yang dikelola oleh 7.500 karyawan penuh waktu, sekitar 28.500 pekerja paruh waktu, serta beroperasi di 30 negara bagian dan Distrik Columbia.

Dalam hal ini, perusahaan sendiri ingin tetap menjaga gerainya terbuka dan mampu membayar para pekerjanya.

Pada sebuah pernyataan, Pizza Hut menyebut tentang harapannya agar restrukturisasi tersebut mampu membantu restoran Pizza Hut NPC. Sedangkan untuk sebelumnya, perusahaan tersebut sudah menghadapi tantangan dari kebangkitan pesaingnya selama bertahun-tahun.

“Tantangan-tantangan ini telah diperbesar baru-baru ini oleh dampak dan ketidakpastian COVID-19.” kata Jon Weber.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *