Menu
Media Informasi Keuangan

Tim SAR Minta Bantuan Warga Untuk Cari Pesawat Twin Otter Yang Hilang Di Papua

  • Bagikan

Kabarin.co.id, Jakarta – Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) Timika meminta dukungan dari warga Distrik Hoeya, Kabupaten Mimika, guna membantu pencarian pesawat Twin Otter DHA6-400 dengan nomor registrasi PK-CDC yang hilang kontak pada wilayah pegunungan Papua sejak Rabu (18/9/2019).

Dijelaskan oleh kepala SAR Timika, Monce Brury, berdasar dari analisis, pesawat tersebut melaporkan posisi terakhir kepada menara ATC di Bandara Timika pada koordinat 37,5 mil laut radius 56 derajat pada menit 01.59 UTC. Lima mil kedepan dari posisi terakhir tersebut yang diduga menjadi tempat kecelakaan pesawat Twin Otter PK-CDC pada kawasan sekitar Distrik Hoeya.

“Kami sudah menyebarkan informasi melalui telepon satelit dan radio SSB ke Distrik Hoeya untuk meminta masyarakat Kampung Hoeya agar membantu dalam proses pencarian pesawat Twin Otter PK-CDC yang hilang kontak,” jelasnya seperti dilansir dari Antara, Minggu (22/9/2019).

Ia juga mengungkap, setiap dua jam sekali jajarannya akan mengontak aparat distrik dan aparat Kampung Hoeya terkait dengan perkembangan informasi pencarian oleh warga melalui jalur darat pada wilayah tersebut.

Sementara itu, Dijelaskan oleh Komandan Pangkalan TNI Au, Yohanes Kapiyau Timika, Letkol Penerbang Sugeng Sugiharto, fasilitas komunikasi pada Distrik Hoeya sangat terbatas untuk bisa melaporkan setiap perkembangan informasi yang diperoleh masyarakat setempat Mimika. Sedangan satu-satunya sarana komunikasi hanya peralatan radio SSB.

“Di Distrik Hoeya yaitu di Puskesmas Hoeya terdapat radio SSB untuk bisa berkomunikasi dengan personel Kantor SAR di Timika. Sementara ini belum ada laporan atau temuan dari warga Hoeya terkait keberadaan pesawat yang kita cari-cari itu,” paparnya.

“Mudah-mudahan kondisi cuaca esok pagi bisa mendukung sehingga proses pencarian bisa maksimal dan pesawat yang kita cari-cari selama empat hari terakhir ini bisa segera ditemukan,” pungkasnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *