Pemilik Beergarden Mengaku Tak Tahu Acara Dangdutannya Viral

Kabarin.co.id, Karanganyar – Santoso selaku pemilik 11.12 Beergarden, Colomadu, Karanganyar menyebut jika pihaknya akan mentaati arahan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kecamatan Colomadu untuk menerapkan protokol kesehatan dalam acara hiburan.

Ia bahkan mengaku tidak tahu jika acara dangdutan Beergarden viral di media sosial lantaran dihadiri oleh banyak orang tanpa menerapkan protokol kesehatan.

“Saya akan menaati arahan Pak Camat. Saya malah tidak tahu kalau dangdutan semalam itu viral. Tetapi memang betul, setiap kami selenggarakan dangdutan itu pasti ramai pengunjung. Berbeda kalau kami selenggarakan panggung musik rok dan yang lain,” ungkap Santoso ketika berbincang dengan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kecamatan Colomadu sekaligus Camat Colomadu, Eko Budi Hartoyo, Kamis (2/7/2020).

Pihaknya mengaku belum lama menyelenggarakan panggung musik ketika pandemi Covid-19. Pasalnya, acara panggung hiburan baru mulai diselenggarakan lagi pada pertengahan Juni.

“Sebetulnya kami selenggarakan dangdutan baru dua kali ini selama pandemi. Kalau 11.12 Beergarden sudah buka sejak Pemkab [Karanganyar] mengizinkan usaha buka [Selasa, 16/6]. Tetapi kan waktu itu hanya buka. Panggungnya baru-baru ini. Dan memang penggemar dangdutan banyak. Banyak yang tidak bisa masuk karena overload,” paparnya.

Sebelumnya, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kecamatan Colomadu, Eko Budi Hartoyo menyebut jika pemilik sekaligus pengelola usaha 11.12 Beergarden kecolongan.

Hal tersebut terkait dengan acara dangdutan yang ramai dikunjungi orang tanpa ada protokol pencegahan penyebaran Covid-19.

“Kami sarankan mereka pasang MMT di beberapa tempat. Tulisan area wajib masker. Dipakai saat berbincang. Kalau makan dan minum ya dilepas. Yang gak pakai masker, suruh pakai. Pengelola sediakan. Letakkan petugas di pintu masuk, tugasnya cek suhu. Suruh pengunjung cuci tangan dulu sebelum beraktivitas lain. Jaga jarak, supaya tidak ada kontak fisik,” jelas Eko.

rizved al

Recent Posts

Kepala BKPM Bahlil: Gak Ada Tukang Palak di Investasi RI! – TPMNews

Jakarta, tpmnews - RI terus aktif menggaet investor di sektor industri hilir pertambangan, khususnya untuk mengembangkan industri baterai kendaraan listrik…

2 hari ago

Jreng! Australia Kini Punya Senjata Nuklir, RI Kasih Respons – TPMNews

Jakarta, tpmnews - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI buka suara mengenai pembentukan AUKUS. Ini adalah aliansi pertahanan baru antara Amerika…

2 hari ago

Siap-siap! KKP Atur Penangkapan Terukur Mulai 1 Januari 2022 – TPMNews

Jakarta, tpmnews - Pemerintah akan mengeluarkan aturan baru mengenai kuota penangkapan ikan. Nantinya ikan yang ditangkap akan diatur jumlahnya hingga…

2 hari ago

Murah di Inggris, Brompton Ini Tembus Rp 40 Juta di RI – TPMNews

Jakarta, tpmnews - Harga sepeda Brompton saat ini dibanderol mulai dari Rp 30 jutaan. Harga ini turun dari tahun lalu…

2 hari ago

Strategi BKMS Kelola 5 Kluster Bisnis di KEK Gresik JIIPE – TPMNews

Jakarta, tpmnews- Direktur Utama PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera (BKMS), Bambang Setiono menyambut positif penetapan Kawasan Integrated Industrial Port Estate…

2 hari ago

Fakta! Virus Ini Berhasil Dikalahkan Manusia dengan 2 Senjata – TPMNews

Jakarta, tpmnews - Profesor asal Kongo, Jean-Jacques Muyembe, mengatakan virus Ebola telah dikalahkan. Ahli virologi berusia 79 tahun ini mengatakan…

2 hari ago