Suci Zidni Seorang Guru di salah satu Sekolah Menengah Atas di Surabaya, berfokus pada bidang fisika dan matematika. Semoga Jevtonline dapat membantu seluruh siswa di Indonesia.

Pasar Monopolistik

2 min read

Pasar Monopolistik

Jev Edukasi Online pada kesempatan kali ini akan membahas mengenai salah satu bentuk pasar yaitu monopolistik. Seperti yang kita bahas pada materi struktur pasar, salah satu contoh pasar monopolistik seperti penjual yang menjual barang konsumsi sehari-hari. Nah, kali ini kita akan mengupas tuntas dari pengertian, ciri utama, kebaikan, keburukan hingga contoh dari pasar monopolistik.

Daftar MATERI  Struktur Pasar

Pasar Monopolistik

Seperti yang kita bahas pada materi sebelumnya pedagang barang konsumsi sehari-hari seperti sabun, sampo, buku tulis dll merupakan salah satu contoh dari pasar monopolistik. Sebelum kita membahasa ciri utama, kebaikan, keburukan, dan contoh dari bentuk pasar ini, sebaiknya kita kupas pengertian terlebih dahulu.

Pengertian Pasar Monopolistik

Pasar Monopolistik adalah pasar yang sering kita temui dalam kehidupan sehari-hari, dan pasar ini merupakan campuran dari persaingan sempurna dan monopoli.

Ciri Utama Pasar Monopolistik

Dari pengertian diatas dapat kita tarik sebuah garis merahnya sehingga dapat tercipta sebuah ciri utama dari bentuk pasar ini. Berikut ini ciri utama pasar monopolistik yang perlu Anda ketahui dan fahami.

  1. Terdapat Banyak Produsen/Penjual

Pada pasar persaingan monopolistik akan terdapat banyak produsen atau penjual yang berebut sejumlah konsumen yang sama. Nah, ciri ini mendekatkan dengan ciri utama dari pasar persaingan sempurna.

  1. Produk Yang Dibedakan

Pada bentuk pasar ini produk yang dijual oleh salah satu penjual akan selalu berbeda dengan penjual lainnya. Contoh perbedaan produk yang dijual pada bentuk pasar ini seperti pedagang A menjual Kopi merek Torabika namun pedagang B sama barang yang dijual yaitu kopi namun produknya kapal api. Nah dengan perbedaan produk yang dijual tersebut, pedagang memiliki kekuatan untuk memonopoli harga yang dijual. Karena masing masing pedagang tidak lagi sebagai penerima harga melainkan sebagai penentu harganya.

  1. Kebebasan Keluar dan Masuk Pasar

Pada pasar monopolistik ditandai dengan kebebasan keluar dan masuk pasar secara mudah. Contoh kecilnya seperti pasar buku pelajaran dimana setiap tahunnya ada penerbit yang masuk dan keluar tanpa menganggu pasokan didalam pasar.

Kebaikan Pasar Monopolistik

Dari pengertian dan ciri utama diatas, dapat kita simpulkan jika terdapat kebaikan dari bentuk pasar monopolistik ini. Berikut ini 3 kebaikan yang terdapat pada pasar persaingan monopolistik ini.

  1. Bentuk pasar yang sering ditemui

Pasar ini salah satu bentuk pasar yang sering ditemui, sehingga pasar ini ideal dan benar terjadi di Masyarakat.

  1. Perpaduan pasar persaingan sempuran dengan monopoli

Kebaikan kedua dari bentuk pasar ini yaitu merupakan perpaduan atau gabungan dari pasar persaingan sempurna dengan monopoli. Sehingga unsur yang merugikan pada pasar monopoli dapat diminimalisir atau dikurangi dengan adanya unsur baik pada persaingan sempurna.

  1. Pasar yang mudah dimasuki produsen

Kebaikan ketiga dari bentuk pasar ini yaitu dapat mudah dimasuki oleh produsen, sehingga produsen baru bisa termotivasi untuk memasuki pasar. Yang terjadi akan ada persaingan atau kompetisi antar produsen yang imbasnya dapat menguntungkan konsumen.

Keburukan Pasar Monopolistik

Selain terdapat kebaikan dari bentuk pasar ini ternyata juga ada keburukan yang diakibatkan oleh bentuk pasar ini. Berikut ini keburukan yang bisa terjadi pada pasar persaingan monopolistik.

  1. Produser terkadang melakukan tindakan yang kurang baik

Seperti yang kita bahas diatas, bahwasannya kebaikan pasar monopoli ini banyak sekali produser. Sehingga dimungkinkan mereka untuk bersaing nah terkadang produser yang nakal melakukan tindakan yang kurang baik atau etis untuk memenangkan persaingan.

  1. Memakan biaya untuk riset

Bantuk pasar ini memaksa produsen untuk riset agar bisa bersaingan, nah untuk riset tersebut dapat memakan biaya.

  1. Bertahan dalam waktu yang lama cukup sulit

Bentuk pasar ini banyak produsen baru yang masuk dengan mudah, nah hal ini mengakibatkan sulitnya bertahan cukup lama karena tingginya persaingan.

Contoh Pasar Monopolistik

Seperti yang sudah kita bahas diatas, kebanyakan pasar yang ada dimasyarakat merupakan contoh dari pasar monopolistik. Contoh bentuk pasar ini seperti, pasar deterjen, mie instan, obat flu, sabun, air minum dll.

Penutup

Itulah tadi materi lengkap dari pasar monopolistik yang sudah kita kupas dari pengertian, ciri utama, kebaikan, dan keburukan. Tak berhenti disitu saja sudah kami sediakan kumpulan contoh yang bisa membantu Anda lebih memahami dan mengerti bentuk dari pasar monopilistik ini.

Suci Zidni
Suci Zidni Seorang Guru di salah satu Sekolah Menengah Atas di Surabaya, berfokus pada bidang fisika dan matematika. Semoga Jevtonline dapat membantu seluruh siswa di Indonesia.

Kebutuhan Manusia

Suci Zidni Suci Zidni
3 min read

Pendapatan Nasional

Suci Zidni Suci Zidni
3 min read