Suci Zidni Seorang Guru di salah satu Sekolah Menengah Atas di Surabaya, berfokus pada bidang fisika dan matematika. Semoga Jevtonline dapat membantu seluruh siswa di Indonesia.

Macam Macam Majas

6 min read

Macam Macam Majas

Dalam tatanan berbahasa Indonesia terdapat banyak macam kalimat, di antara jenis kalimat itu majas yang sering dipakai. Tak hanya gaya bahasa yang digunakan, majas pun memiliki ciri khasnya sendiri. Sebetulnya, materi perihal pembahasan macam-macam majas ini telah Anda pelajari ketika mengecap bangku Sekolah Menegah Atas. Untuk mengingatkan Anda kembali, simak ulasan majas di bawah ini.

Majas

Adapun arti serta berbagai macam majas akan dibahas lebih mendalam pada artikel ini. Berikut ini penjelasan lengkap tentang arti, macam dan contoh majasnya.

Pengertian Majas

Arti majas pada umumnya majas ialah sebuah gaya bahasa yang imajinatif dalam rupa atau bentuk kiasan dipakai untuk memberikan pesan dalam kalimat. Biasanya sifat majas bermakna konotasi, di mana kalimat atau penyampaiannya tidak pada makna yang sebenarnya. Adapun tujuan penggunaan majas ini agar efek emosional pada gaya bahasa tersebut pembaca dapat merasakannya.

Macam Macam Majas

Majas memiliki banyak gaya bahasa, secara garis besar majas terbagi menjadi 4 macam di antaranya.

Majas Perbandingan

Pengertian dari majas perbandingan adalah kumpulan kata kias yang membentuk suatu kalimat yang mengemukakan suatu perbandingan untuk meningkatkan kesan yang dapat mempengaruhi pendengar maupun pembaca. Pemakaian gaya bahasa dalam majas ini diungkapkan dengan cara membandingkan objek satu dengan yang lain, melalui metode penggantian, penyamaan, maupun pelebihan pada kalimat. Dalam majas perbandingan memiliki beberapa subjenis, yakni.

Asosiasi (Perumpamaan)

Jenis majas Asosiasi ialah suatu kalimat yang berisikan kata kiasan yang membandingkan dua hal yang seharusnya beda makna tetapi disengaja untuk disamakan. Yang menandai adanya majas ini yaitu pemilihan kata seperti, bak, andaikan, seumpama dan lain sebagainya.

Contoh kalimat penggunaan majas asosiasi

  1. Wajahmu cantik seperti bunga anggrek.
  2. Kakimu panjang sekali bagaikan tower listrik.
  3. Larimu kencang seperti macan tutul.
  4. Sawahmu luas bagai hutan Amazon.
  5. Kulitmu putih sekali bak sumber mata air.
Metafora

Pengertian majas Metafora ialah kalimat kias yang mengujarkan sebuah pernyataan langsung berupa perbandingan yang logis. Pemilihan kata yang digunakan pada majas metafora yaitu kata yang kata memiliki arti bukan yang sesungguhnya atau perumpamaan seperti anak emas, buah hati dll.

Contoh penerapan kalimat penggunaan majas Metafora

  1. Apa yang kamu sampaikan kepada budi bak garam jatuh ke air.
  2. Hubungan Dinda dengan ketiga saudaranya seperti kucing dengan anjing.
  3. Si Wawan dan Heri jika sudah berkumpul di warung kopi seperti puyuh laga.
  4. Baktiar kemarin datang ke pernikahan Suci dan melihatnya seperti anjing beranak enam.
  5. Ketika pelajaran Bahasa Indonesia Banu menjadi buah hati tersendiri bagi Bu Dinike.
Personifikasi

Majas personifikasi merupakan sebuah kalimat kias yang memanfaatkan perbandingan benda yang tidak bernyawa sehingga terkesan memiliki sifat manusia tertentu. Jenis majas ini pemilihan katanya biasanya mengambil dari benda yang tidak bernyawa seperti badai menggemuk, ombak membengkak dan sebagainya.

Contoh kalimat menggunakan majas Personifikasi

  1. Angin menjerit tanda jika sedang terjadi terjadi hujan yang sangat deras.
  2. Isi dompet Dani mulai mengurus tanda tanda jika dia tidak punya uang saku.
  3. Cat tempok rumah milik Pak Budi mulai pucat dan beliau mengecatnya ulang.
  4. TV milik Bu Romla ngomong sendiri saat beliau sebelum dan sesudah tertidur.
  5. Tangki sepeda milik Pak Dodik mulai keropos sudah saatnya untuk membeli yang baru.
Alegori

Pengertian dari majas Alegori ini yaitu suatu kalimat kias yang berisikan penggambaran dengan mengungkapnya dengan cara lain. Model majas ini biasanya berbentuk cerita yang bermakna tetapi mengungkapkannya lewat simbol simbol yang bermuatan moral.

Contoh penerapan janis majas Alegori sebagai berikut

  1. Perjalanan kisah cinta Aziz seperti seorang pemburu yang mencari mangsa untuk dikoleksi.
  2. Dimas mengakhiri penantian kisah hatinya dengan dengan adu rayu dengan orang lain dan berhasil dia menangkan.
  3. Perjuangan Roni dalam memperjuangkan masa depannya rela bertemu dengan banyak sampah dan akhirnya bisa menemukan emas yang dicarinya selama ini.
Simbolik

Majas simbolik merupakan kalimat kias yang memvisualkan sesuatu seperti benda, tumbuhan, atau hewan yang menjadi simbol atau tanda. Pemilihan kata kias sebisa mungkin yang digunakan memiliki simbol yang sesuai dengan makna yang diinginkan.

Contoh kalimat yang menggunakan majas Simbolik

  1. Ketika pilkada Ubet seperti bunglon agar mendapatkan jatah yang banyak
  2. Kasih cinta yang kami jalin seperti bunga melati yang suci.
  3. Pengabdian Surya seperti bunga teratai.
  4. Tanpa sadar gudang pabrik milik Pak Suratmin kemarin malam dilalap oleh si jago merah.
  5. Buaya darat adalah julukannya Ryan semasa SMA dulu karena sering mempermainkan perempuan.
Metonimia

Pengertian majas Metonimia ialah suatu kalimat yang mengandung kata kiasan dengan menggunakan label benda sebagai pengganti maksud benda tersebut. Pemilihan kata kias majas Metonimia yang digunakan merupakan label dari merek benda tersebut.

Contoh implementasi kalimat majas Metonimia sebagai berikut

  1. Kamu sudah membawa Aqua sebagai bekal jika kita kehausan nanti. (Air Minum)
  2. Anis setiap malam suka makan Indomie sebagai makanan pas didapur kosong.
  3. Pak Hadi setiap pergi keluar negeri selalu membawa Tolak Angin sebagai teman disaat masuk kedinginan.
  4. Anak TK Darma Wanita setiap hari disuruh untuk membawa Pepsodent sebagai media pendidikan membiasakan menggosok gigi.
Sinekdok

Penjelasan tentang majas Sinekdot ialah kalimat yang mengandung kata kias yang mengungkapkan sebuah bagian, baik keseluruhan maupun tidak sebagai pengganti benda yang dimaksud. Jenis majas Sinekdot sendiri dibagi menjadi dua bentuk yaitu Pars Pro Toto dan Totem Pro Parte.

Pars Pro Toto

Majas Sinekdot bentuk Pars Pro Toto ialah sebuah kata kias yang mengandung makna menyebutkan sebagian sebagian yang mewakili keseluruhan.

Contoh kalimat Pars Pro Toto dalam majas Sinekdot

  1. Pak Tarno membagikan rejekinya dengan membagikan shodaqoh sebesar Rp 100.000 per kepala di Desanya.
  2. Kumpulan rapat tadi malam Kiki tidak kelihata batang hidungnya sama sekali.
Totem Pro Parte

Majas Sinekdot bentuk Totem Pro Parte yaitu kata kias kebalikan dari Pars Pro Toto yang menyebutkan sebagian keseluruhan untuk sebagian.

Contoh penerapan Totem Pro Parte dalam jenis Majas Sinekdot

  1. Besok malam akan terselenggara pertandingan final olah raga bola volly antara Desa Tegal dan Desa Kanjuruan.
  2. Saksikan besok malam bahwa akan ada pemenang baru di ajang kompetisi bernyanyi se Provinsi Jawa Timur.
Simile

Jenis majas Simile merupakan suatu kalimat yang mengandung kata kias perbandingan yang diungkapkan secara terang terangan atau eksplisit. Majas Simile ditandai dengan pemilihan kata depan dan penghubung contohnya umpama, bagai, ibarat dan bagaikan.

Contoh penggunaan Majas Simile bebagai berikut

  1. Kau bagai katak yang lupa dengan tempurungnya yang lupa akan sejarah dan masa lalumu.
  2. Yuli ibarat sebuah emas yang berada diantara banyak kotoran dimana dia adalah orang yang cerdas.

Majas Pertentangan

Suatu gaya bahasa yang menggunakan kata-kata kiasan di mana maksudnya bertentangan dengan kata tersebut. Majas jenis ini dapat dibagi pada beberapa subjenis, antara lain:

Litotes

Penjelasan tentang majas Litotes merupakan kalimat kias yang mengungkapkan suatu hal dengan cara yang berlawanan dengan mengurangi atau mengecilkannya. Adapun tujuan dari majas Litotes ini salah satunya bisa digunakan untuk merendahkan diri seseorang baik diri sendiri maupun lawan bicara.

Contoh penggunaan majas Litotes dalam kehidupan sehari hari

  1. Selamat datang di gubuk saya, ya seperti ini kondisinya mohon untuk dimaklumi ya.
  2. Mengapa kamu bertanya tentang makna kehidupan kepada saya yang bodoh seperti ini ?
  3. Makanannya sudah siap, silahkan dimakan seadanya hanya ada nasi dan tahu tempe. 
Paradoks

Pengertian majas Paradoks yaitu kalimat dengan menggunakan gaya bahasa yang mengandung pertentangan antara pernyataan yang diungkapkan dengan fakta yang ada. Pada majas Paradoks ini bisa ditandai dengan adanya dua ungkapan dalam satu kalimat yang saling bertolak belakang dengan fakta yang ada.

Contoh penerapan pada majas Paradoks

  1. Pikiranku gelap tak bisa berfikir ditengah kota yang terang benderang seperti ini.
  2. Aku merasakan sendirian disituasi zaman yang ramai tiada henti.
  3. Diriku merasakan kemunduran ditengan perkembangan zaman yang maju seperti saat ini.
Antitesis

Majas Antitesis ialah suatu kalimat yang menggunakan gaya bahasa dengan pemilihan kata berupa pasangan kata yang berlawanan makna dan arti. Pemilihan kata kias yang digunakan pada majas Antitesis yaitu kata yang berlawanan atau sering disebut dengan Antonim.

Contoh penggunaann majas Antitesis

  1. Kuat lemah, maupun besar kecil di hadapan Tuhan Yang Maha Esa kita sama saja.
  2. Pakaian atas bawah, mahal murah semua sama saja tergantung dengan yang menggunakannya.
  3. Lengan panjang pendek tidak menjadi masalah jika digunakan oleh orang tua muda.
Hiperbola

Pengertian dari majas Hiperbola adalah suatu kalimat yang mengandung kata kias berupa ungkapan yang berlebihan dari kenyataannya. Adapun tujuan dan maksud dari majas Hiperbola sendiri yaitu memberikan kesan yang mendalam atau hanya meminta perhatian.

Contoh implementasi kalimat dengan majas Hiperbola

  1. Mendengarkan kisah perjalanan hidup seorang Siti sangat mengesankan hingga bisa menyayat hatiku.
  2. Lama tak jumpa denganmu membuat hati dan fikiran ini merasakan rindu berat serasa seabad tidak bertemu denganmu.
  3. Ruli setiap berangkat sekolah tidak pernah mandi, bau badannya seperti aroma jengkol busuk.

Majas Sindiran

Kata-kata kiasan pada majas ini bertujuan untuk menyindir suatu hal. Adapun subjenis pada majas sindiran terbagi tiga, yaitu:

Ironi

Majas Ironi yaitu kalimat yang mengandung kata kias bertentangan yang memiliki tujuan untuk menyindir seseorang. Tanda jika suatu kalimat mengandung majas Ironi ialah terdapat dua ungkapan dalam satu kalimat yang bertolak belakang dan memiki maksud untuk menyindir seseorang.

Contoh penggunaan majas Ironi

  1. Ini baru anak yang teladan, setiap pagi berangkat sekolah datangnya selalu telat.
  2. Setia sekali kamu terhadap pacarmu, hingga aku tak bisa menghitung banyaknya mantanmu.
  3. Tulisanmu sangat bagus, hingga aku tidak bisa membedakan tulisan tanganmu dengan kucing. 
Sinisme

Pengertian dari majas Sinisme ialah suatu kalimat dengan gaya bahasa yang mengungkapkan sindirian langsung kepada orang lain.

Contoh implementasi pada majas Sinisme

  1. Pikiranmu kotor sekali tidak pantas kamu menyandang gelar anak yang alim.
  2. Tingkah lakumu seperti anak kecil yang bisa membuatku frustasi dan darah tinggi tiap bertemu denganmu.
  3. Perkataanmu sangat tidak enak untuk didengarkan, sangat tidak pantas diucapkan oleh seorang terdidik sepertimu.
Sarkasme

Penjelasan tentang jenis maja Sarkasme adalah suatu kalimat sindiran dengan tingkat tinggi dan biasanya diungkapkan oleh orang yang sedang marah.

Contoh kalimat yang mengandung majas Sarkasme

  1. Dasar bekecot, ngerjakan pekerjaan seperti ini saja tidak bisa cepet!
  2. Keluar, sudah muak aku melihat muka dan batang hidungmu!

Majas Penegasan

Jenis gaya bahasa majas penegasan dibuat untuk tujuan menaikkan pengaruh para pembaca maupun pendengar atas sebuah kejadian ataupun ujaran supaya setuju dengan apa yang disampaikan. Majas ini terbagi pada beberapa subjenis, sebagai berikut:

  1. Pleonasme
  2. Repetisi
  3. Retorika
Pleonasme

Jenis majas Pleonasme adalah kalimat yang menggunakan gayaa bahasa yang memanfaatkan kata yang berlebihan sebagai bentuk penegasannya.

Contoh majas Pleonasme

  1. Bagi siswa yang telat tadi pagi segera turun ke bawah, saya tunggu.
  2. Ketika pesawat tempur melewati sekolahan, para siswa mendongkak keatas semua.
  3. Tragedi jatuhnya pesawat kemarin sore saya melihatnya dengan mata kepala saya sendiri.
Repetisi

Pengertian majas Repetisi ialah suatu kalimat yang mengandung kata kiasan yang menggunakan kata kata perulangan sebagai bentuk penegasan.

Contoh penerapan majas Repetisi

  1. Hanya dia yang aku nanti, hanya dia yang aku inginkan, hanya dia yang selalu ada didalam doaku.
  2. Ayo kita sabut artis yang terkenal, artis yang sedang viral, artis yang selalu menghebohkan dunia saat ini.
  3. Belajar yang tekun, belajar yang giat, balajar yang sungguh sunggu agar bisa menjadi orang sukses dimasa depan.
Retorik

Pengertian majas Retorik adalah suatu kalimat kias yang berupa kalimat tanya tetapi tidak membutuhkan suatu jawaban. Adapaun maksud dan tujuan dari penggunaan majas Retorik ini yaitu untuk memberikan penegasan, menggugah hingga menyindir seseorang.

Contoh penerapan kalimat bermajas Retorik

  1. Apakah kamu tidak peduli terhadap teman-teman mu yang rela berkorban untuk kamu ?
  2. Kata siapa ahar sukses tidak perlu belajar dengan sungguh-sungguh ?
  3. Siapa bilang kalau aku sering menolok-olok kamu dibelakangmu ?

Penutup

Dari uraian singkat dari macam-macam majas serta arti dari majas itu sendiri, mungkin Anda telah mengingat kembali pembahasan tersebut. Dalam keseharian pun terkadang kata-kata kiasan ini gunakan dengan tujuan tertentu. Semoga informasi mengenai pengertian dan macam macam majas ini bisa bermanfaat untuk Anda para pembaca setia kami.

Suci Zidni
Suci Zidni Seorang Guru di salah satu Sekolah Menengah Atas di Surabaya, berfokus pada bidang fisika dan matematika. Semoga Jevtonline dapat membantu seluruh siswa di Indonesia.

Contoh Paragraf Campuran

Suci Zidni Suci Zidni
2 min read

Contoh Surat Pernyataan

Suci Zidni Suci Zidni
1 min read

Contoh Surat Pribadi

Suci Zidni Suci Zidni
1 min read