Suci Zidni Seorang Guru di salah satu Sekolah Menengah Atas di Surabaya, berfokus pada bidang fisika dan matematika. Semoga Jevtonline dapat membantu seluruh siswa di Indonesia.

Konjungsi Temporal

3 min read

Konjungsi Temporal

Dalam mempelajari sebuah bahasa termasuk bahasa Indonesia, Anda pasti akan menemukan kata sambung atau bisa disebut juga dengan Konjungsi. Konjungsi sendiri memiliki pengertian sebagai kata yang digunakan untuk menghubungkan kata dengan kata, ungkapan dengan ungkapan, serta kalimat dengan kalimat. Berikut ini Anda akan belajar tentang salah satu konjungsi yaitu Konjungsi Temporal.

Konjungsi Temporal

Kata sambung jenis ini merupakan sebuah kata sambung atau kata hubung yang dapat menjelaskan suatu hubungan. Hubungan yang dimaksud di sini adalah hubungan waktu antara dua hal ataupun kejadian yang berbeda. Kata sambung satu ini sangat berhubungan erat dengan waktu.

Kata hubung Temporal juga termasuk jenis kata sambung yang berfungsi untuk menjelaskan suatu kejadian atau suatu peristiwa yang terjadi secara kronologi. Sehingga kalimat yang tersaji untuk menceritakan sebuah keadaan tersebut dapat dengan mudah untuk dipahami.

Macam-macam Kata Sambung Jenis Temporal

Kalimat konjungsi temporal terbagi menjadi dua macam ialah sederajat dan tidak sederajat. Dimana masing masing jenis memiliki ciri ciri yang berbeda, berikut penjelasan lengkapnya.

Kata sambung sederajat

Konjungsi Temporal sederajat merupakan kata hubung atau kata sambung yang memiliki kedudukan waktu yang sama atau sederajat. Jenis kata yang digunakan untuk menghubungkan dua kata, kalimat, atau ungkapan yang memiliki sifat yang sama. Kata hubung jenis ini biasanya digunakan pada kalimat majemuk yang memiliki sifat setara.

Kata sambung jenis ini tidak boleh digunakan pada bagian awal atau bahkan pada bagian akhir sebuah kalimat. Anda harus meletakkannya di tengah-tengah kalimat. Contoh kata sambungnya ialah, sebelumnya, selanjutnya, setelahnya, lalu, kemudian, dan sesudahnya.

Kata sambung tidak sederajat

Sedangkan kata sambung tidak sederajat merupakan kata yang menghubungkan beberapa kata, kalimat, atau ungkapan yang bertingkat atau memiliki sifat yang tidak sama. Kata hubung jenis ini juga dapat digunakan dalam kalimat majemuk. Konjungsi ini dapat Anda letakkan di awal kalimat, akhir kalimat maupun di tengah-tengah kalimat.

Sementara itu contoh dari kata sambung ini ialah, sambil, bila, demi, sebelum, sejak apabila, tatkala, sebagainya, manakala dan kata-kata lainnya yang termasuk ke dalam jenis konjungsi ini.

Contoh Kalimat Konjungsi Temporal

Setelah Anda mengetahui dan memahami penjelasan diatas, berikut ini ada contoh kalimat konjungsi temporal agar Anda lebih jelas lagi.

Contoh Kata Sambung Sederajat

Sebelumnya
  1. Dio mendapatkan nilai A sebelumnya dia telah belajar dengan giat.
  2. Sayuti masakannya enak sekali sebelumnya dia berlatih dan belajar memasak dengan ibunya.
  3. Ariel liburan ke Pacet sebelumnya dia telah selesai melaksanakan Ujian Nasional.
  4. Lutfi belanja ke Sunrise Mall sebelumnya dia telah mendapatkan gajian.
  5. Munir membeli buku di Gramedia sebelumnya dia telah membantu ibunya.
Selanjutnya
  1. Icham telah sarapan selanjutnya dia berangkat ke sekolah.
  2. Budi telah mandi selanjutnya dia bergegas ke tempat kerja.
  3. Real Madrid telah berhasil mengalahkan Barcelona diajang semi final Liga Champion selanjutnya akan melawan Liverpool di final.
  4. Suratmin telah mengechat tembok rumahnya selanjutnya dia melamir atapnya.
  5. Rulli telah bangun tidur selanjutnya dia berangkat ngopi ke Warung milik Cak Pot.
Setelahnya
  1. Wati melakukan cuci tangan setelahnya makan malam bersama keluarga.
  2. Ragel mengikuti mata pelajaran Matematika setelahnya mapel Bahasa Indonesia.
  3. Sinyo mencuci mobil pribadi setelahnya pergi liburan ke Sendang Biru Malang.
  4. Insan bermain bulu tangkis setelahnya pulang dari sekolah.
  5. Davit Da Silva mencetak goal untuk Persebaya setelahnya menerima umpan dari Ruben Sanadi.
Lalu
  1. Rofi makan siang lalu tidur di kamar depan karena kecapekan.
  2. Kahfi membersihkan tempat burung lalu memberi makan burung peliharaannya.
  3. Sulton menyiapkan kopi untuk tamunya lalu mencuci piring yang sudah kotor.
  4. Ronaldo bermain untuk Real Madrid lalu meneruskan karirnya untuk Juventus.
  5. Ipin bermain kelerang dengan temannya lalu membantu Kak Ros memasak untuk makan malam.
Kemudian
  1. Ali menjual Hp kemudian mendapatkan untung yang banyak.
  2. Dimas mengerjakan Tugas Akhir kemudian wisuda dengan status terbaik.
  3. Akbar wisuda kemudian mendapatkan kerja di salah satu perusahaan ternama di Pasuruan.
  4. Husain kerja di Apotek kemudian berhasil menyandang predikat karyawan terbaik.
  5. Aziz mengajar di TPQ kemudian berhasil menghafalkan banyak kitab hadis dan fiqih.
Sesudahnya
  1. Nabila pandai memfoto sesudahnya kuliah di Politeknik Elektronika Negeri Surabaya.
  2. Findia kenyang sekali sesudahnya makan siang di Warung Mak Yem.
  3. Utas mendapatkan uang banyak sesudahnya menerima banyak job foto pesta pernikahan.
  4. Aldo mengadakan resepsi pernikahan sesudahnya melaksanakan prosesi akad tadi pagi.
  5. Real Madrid kembali ke posisi puncak klasemen sementara La Liga sesudahnya membantai Barcelona dengan skor telak.

 Contoh Kata Sambung Tidak Sederajat

Sambil
  1. Gerry bermain sepak bola sambil makan Es Cream.
  2. Yayan bermain gitar sambil tidur tiduran.
  3. Bagus rebahan didepan rumah sambil minum kopi.
  4. Gilang mencuci sepeda motor sambil jongkok.
  5. Ryan berlari ke lapangan sambil jongkok.
Bila
  1. Dini akan pergi mengaji bila diberi uang saku sama ibunya.
  2. Fajri tidak akan latah bila tidak diganggu sama orang lain.
  3. Kiki akan menang kompetisi berlari bila tidak kalah start.
  4. Wawan tidak akan absen sekolah hari ini bila tidak sakit panas.
  5. Bu Yuli akan berangkat belanja bila tidak terjadi macet hari ini.
Demi
  1. Rani rela bekerja lebih keras demi mendapatkan status keryawan terbaik.
  2. Demi mendapatkan tanda tangan kepala sekolah Pras rela berangkat pagi pagi.
  3. Ibu rela bangun pagi pagi demi memasakkan sarapan untuk anak anaknya.
  4. Demi mendapatkan juara Sholawat, Sulis dan group rela berlatih lebih giat.
  5. Dwi rela menjual jam tangan terbarunya demi membantu biaya temannya.
Sebelum
  1. Suci membiasakan bercuci tangan sebelum memulai makan.
  2. Luluk selalu mandi sebelum berangkat ke Sekolah.
  3. Puput terbiasa makan pagi sebelum berangkat ke tempat kerja.
  4. Wulan selalu minum obat darah tinggi sebelum tidur malam.
  5. Burung kenari selalu bernyanyi sebelum matahari terbenam.
Apabila
  1. Apabila ada modal sekitar 50 juta, Putri akan memulai usaha jualan makanan di depan rumahnya.
  2. Raffi akan membeli mobil CRV apabila rumahnya yang dikemayoran telah laku.
  3. Nagita akan membelikan anaknya mainan apabila dia ulang tahun.
  4. Ayah akan mengajak nonton bioskop Apabila saya mendapatkan rangking 1.
  5. Apabila menang diajang kontes Putri Indonesia, Anis akan mentraktir makan gratis teman sekelas.
Tatkala
  1. Tatkala Real Madrid menang melawan Manchester United, para fans sangat senang.
  2. Fajar akan diterima kerja di Indomaret tatkala nilan dan etikanya bagus.
  3. Yuli akan menjadi juara kelas tatkala dia belajar dengan tekun dan tidak banyak absen di semester ini.
  4. Nova akan menyandang gelar sarjana di semester ini tatkala tugas akhirnya bisa diselesaikan dengan cepat.
  5. Okta bisa menjadi idola indonesia yang terbaru tatkala tidak melakukan kesalah di nada tinggi.

Penutup

Semoga penjelasan tentang kata sambung di atas dapat menambah pengetahuan Anda dalam menggunakan kata-kata yang tepat. Selain itu pula Anda juga perlu mengetahui tentang macam macam majas agar pengetahuan Anda semakin meningkat di pelajaran Bahasa Indonesia.

Suci Zidni
Suci Zidni Seorang Guru di salah satu Sekolah Menengah Atas di Surabaya, berfokus pada bidang fisika dan matematika. Semoga Jevtonline dapat membantu seluruh siswa di Indonesia.

Contoh Paragraf Campuran

Suci Zidni Suci Zidni
2 min read

Contoh Surat Pernyataan

Suci Zidni Suci Zidni
1 min read

Contoh Surat Pribadi

Suci Zidni Suci Zidni
1 min read