Suci Zidni Seorang Guru di salah satu Sekolah Menengah Atas di Surabaya, berfokus pada bidang fisika dan matematika. Semoga Jevtonline dapat membantu seluruh siswa di Indonesia.

Kesebangunan Dan Kekongruenan

1 min read

kesebangunan dan kekongruenan

Kesebangunan dan kekongruenan merupakan salah satu materi yang sering muncul pada kisi-kisi ujian nasional tingkat smp sederajat. Dengan materi ini banyak manfaatnya yang didapatkan seperti kita bisa mengukur tinggi gedung dan luas wilayah tanpa harus mengukur secara langsung. Langsung saja berikut ini kami sajikan mater mengenai kesebangunan dan kekongruenan yang dilengkapi dengan contoh latihan soal beserta pembahasannya.

Kesebangunan Dan Kekongruenan

Materi ini akan membahas tentang kesebangunan dan kekongruenan yang terdapat pada bangun datar. Sebelum membahas materi ini secara lebih mendalam ada hal pondasi yang perlu diketahui yaitu mengenai skala. Berikut ini pegertian dan penjelasannya lengkap tentang gambar berskala.

Gambar Berskala

Pengertian gambar berskala adalah suatu gambar yang masih sebangun dengan gambar aslinya. Penerapan gambar berskala yang sering kita jumpai seperti pada denah rumah minimalis.

Sedangkan pengertian dari skala itu sendiri yaitu perbandingan antara jarak pada gambar dengan sesungguhnya. Fungsi skala salah satunya untuk mempermudah dalam memvisualkan bentuk yang besar. Penerapannya yang paling sering kita jumpai seperti pada denah peta dan denah rumah atau bangunan lainnya.

Contoh Soal Gambar Berskala

Diketahui didalam sebuah peta jarak antara kota A dan kota B yaitu sejauh 4Cm. Sedangkan skala pada peta tersebut setiap 1 Cm mewakili jarak sejauh 100 Km. Berapakah jarak yang sesungguhnya antara kota A dengan B pada peta tersebut?

A40 Km
B400 Km
C4000 Km
D40000 Km
E400000 Km

Pembahasan :

Skala Peta = 1 Cm : 100 Km
= 1 : 10.000.000
Jarak kota A dengan B = 4 Cm
Jarak Sesungguhnya = 4 Cm x 10.000.000
= 40.000.000 Cm

Jadi dapat kita simpulkan bahwasannya jarak antara kota A dengan B berdasarkan peta tersebut sejauh 40.000.000 Cm atau 400 Km.

Kesebangunan

Kesebangunan adalah bangun yang sebangun dalam kata lain sebuah bangun datar yang memiliki besar sudut yang berpasangan dengan bangun lainnya.

Syarat agar dua buah bangun datar tersebut dikatangan sebanguan adalah semua sudut dan sisi yang bersesuaian sama besar.

Pembuktian Kesebangunan

Agar kita bisa mengetahui kebenaran dua bangun datar bisa dikatakan sebagun maka harus dibuktikan terlebih dahulu. Kesebangunan dapat disimbolkan menggunakan tanda (~) yang dibaca dengan sebangun. Contohnya dua bangun datar segitiga ABC dan PQR dikatakan sebagun ditandai dengan tulisan ∆ABC ~ ∆ PQR. Nah, berikut pembuktian dan penjelasan lengkap yang kami gambarkan melalui gambar dibawah ini agar Anda lebih memahaminya. 

Kekongruenan

Pengertian kongruen dalam bangun datar adalah kesamaan bentuk, sudut dan ukuran terhadap dua bangun atau lebih. Syarat dua bangun datar dapat dinyatakan kongruen ketika memiliki bentuk yang sama dan ukuran yang sama pula.

Pembuktian Kekongruenan

Agar kita faham tentang kekongruenan terhadap bangun datar perlu kita buktikan. Contoh kekongruenan segitiga ABC dan DEF dibawah ini yang diketahui memiliki kesamaan ukuran dan bentuk. Berikut ini kami gambarkan pembuktian tentang kekongruenan terhadap kedua segitiga ABC dan DEF.

Penutup

Itulah tadi materi matematika tentang kesebangunan dan kekongruenan pada bangun datar beserta pembuktiannya. Gambar berskala menjadi salah satu materi mendasar pada bab ini. Semoga materi ini bisa membantu Anda yang sedang menyiapkan untuk kesiapan dalam menghadapi ujian nasional.

Suci Zidni
Suci Zidni Seorang Guru di salah satu Sekolah Menengah Atas di Surabaya, berfokus pada bidang fisika dan matematika. Semoga Jevtonline dapat membantu seluruh siswa di Indonesia.

Bilangan Biner

Suci Zidni Suci Zidni
1 min read

Bangun Datar

Suci Zidni Suci Zidni
1 min read

Limit Tak Hingga

Suci Zidni Suci Zidni
1 min read