Menu
Media Informasi Keuangan

Keluarga Mengamuk, Peti Jenazah Covid-19 Terjungkal

  • Bagikan

Kabarin.co.id, Palembang – Media sosial dihebohkan dengan video pemakaman perempuan dengan status pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19 di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan.

Pada video tersebut, tampak peti jenazah terjungkal ketika akan dimasukkan ke dalam liang lahad untuk dikebumikan.

Tampak dalam video, mulanya tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten PALI hendak menguburkan PDP yang meninggal pasca menjalani perawatan di rumah sakit setempat.

Para petugas yang sudah mengenakan alat pelindung diri (APD) lengkap tersebut, sempat tampak bingung untuk menentukan posisi kepala jenazah.

Dampaknya, peti jenazah sempat dibuka untuk memastikan posisi kepala jenazah. Setelahnya, tampa pula dua balok kayu di atas liang lahat.

Sebelum dimasukkan, peti jenazah diletakkan di atas kayu tersebut, dan juga disiapkan tali untuk menurunkan peti. Akan tetapi, ketika kayu hendak di geser, petugas yang menahan tali diduga belum siap, sehingga peti jenazah terjungkal dan membuat posisi kepala jenazah berada di bawah dan kaki diatas.

Kejadian tersebut membuat keluarga langsung marah yang akhirnya peti dikeluarkan kembali dari liang lahad dan jenazah langsung dimasukkan.

“Angkat, angkat, bukan angkat kotak, angkat jenazahnya,” ujar seorang wanita yang terlihat marah di dalam video tersebut.

Klarifikasi dari Ketua Gugus Tugas Covid-19 PALI, Junaidi Anuar, mengkonfirmasi kebenaran kejadian tersebut. Ia menyebut sama sekali tidak ada unsur kesengajaan yang dilakukan oleh petugas ketika pemakaman dilangsungkan.

“Itu di luar dugaan kami. Kami mohon maaf kepada keluarga,” kata Junaidi saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Kamis (4/6/2020).

“Petugas sebenarnya sudah dilatih, tapi ke depan kami akan lebih teliti lagi. Dengan ini kami benar-benar minta maaf kepada keluarga Almarhumah,” papar Junaidi.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *