Menu
Media Informasi Keuangan

Jangan Salah Mengenali Gejala Depresi Pada Anak Dan Remaja

  • Bagikan

Kabarin.co.id – Dari sisi kesehatan jiwa untuk anak dan kalangan remaja, tentu memerlukan perhatian khusus dari orang tua.

Dijelaskan oleh psikiater Lahargo Kembaren, menyebut jika belakangan ada peningkatan jumlah kasus depresi pada anak dan remaja di poliklinik jiwa.

Bahkan tingkat depresi yang terjadi pada anak sudah mengarah pada ide guna melakukan bunuh diri, yakni dengan perencanaan yang cukup matang.

Oleh karena itu, Lahargo meminta untuk kalangan orang tua, tidak lengah serta tidak menganggap remeh masalah gejala depresi pada remaja.

Lahargo menilai, kesehatan jiwa anak sama pentingnya dengan kesehatan fisik. Semestinya orang tua segera membawa anak ke dokter dan memberikan jika mengeluh sakit.

“Apakah kita pun sudah peduli dengan kesehatan jiwa anak?” ungkap psikiater yang praktik di RS Marzoeki Mahdi Bogor dan RS Siloam Bogor itu.

Lahargo juga menyebut, gejala depresi pada anak dan remaja sering tersembunyi. Sehingga sangat penting untuk mengenali beberapa gejala untuk mencegah atau menanganinya.

Gejala depresi menurut Manual Statistik Diagnostik untuk Gangguan Mental (DSM 5), bisa berupa suasana hati yang memburuk, mudah tersinggung, penurunan minat, dan juga sulit menikmati aktivitas harian.

Remaja juga mengalami penurunan konsentrasi, sulit membuat keputusan, insomnia, hypersomnia, selera makan berubah, mudah capek, energi berkurang, merasa tidak berharga, dan sejenisnya.

“Ketika muncul gejala depresi pada anak, segeralah berkonsultasi dengan profesional kesehatan jiwa seperti psikiater, perawat jiwa, psikolog, atau dokter umum terlatih untuk segera mendapatkan pertolongan,” papar Lahargo.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *