Menu
Media Informasi Keuangan

Hasil Survey Sebut Mayoritas Muslim Di Skotlandia Alami Diskriminasi

  • Bagikan

Kabarin.co.id, EdinBurgh – Organisasi yang peduli dengan Islamofobia mencatat lebih dari 80 persen Muslim di Skotlandia mengalami pelecahan lantaran keyakinan mereka.

Menurut yang dikutip dari thenational.scot, Rabu (26/2/2020), penelitian tersebut menemukan beberapa Muslim sudah mengenakan pakaian yang berbeda, mengubah aksen serta mengindari jalan-jalan di pusat kota, angkutan umum, serta kolam renang dengan upaya untuk terhindar dari pelecahan.

Sedangkan untuk beberapa Muslim lainnya, juga sudah mengubah nama mereka sehingga tidak terlalu dikenal sebagai Muslim.

Mereka yang Muslim melaporkan, adanya rasa takut dicap teroris atau ekstrimis, sementara kalangan wanita takut saat mereka mengenakan hijab di depan umum.

Anas Sarwar, selaku Ketua Holyroods menyebut jika temuan awal dari penelitian bersama dengan Universitas Newcastle dibuat guna melihat secara serius masalah tersebut.

Dijelaskan oleh Glasgow MSP, Skotlandia bangga menjadi negara yang ramah dan toleran, akan tetapi laporan menunjukkan berapa banyak pekerjaan yang dilakukan.

“Dan merasa mereka adalah orang luar di negara mereka sendiri Ini seharusnya memalukan kita semua. Kami telah menetapkan bahwa Skotlandia tidak kebal dari Islamofobia dan kebencian atas Muslim, dan sekarang kami tahu seberapa luas itu,” terangnya.

Sarwar menyebut, temuan itu memberikan informasi tahap lanjutan dari penyelidikan kelompok dimana mereka harus melipatgandakan upaya guna menantang serta mengatasi kebensian dan prasangka.

“Kita harus bersama untuk mengatasi ini. Pendidikan adalah kunci untuk mengalahkan prasangka dan diskriminasi, tetapi kita juga perlu membangun upaya yang lebih beragam dan bekerja lebih keras untuk menyatukan masyarakat.” ucapnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *