Menu
Media Informasi Keuangan

Go-Jek Bantu Pasarkan Produk UMKM Milik Warga Jabar

  • Bagikan

Kabarin.co.id – Go-Jek telah menjalin kerja sama dengan Pemprov Jabar. Go-Jek akan membantu UMKM milik warga jabar untuk berkembang dengan cara memasarkan produk UMKM.

Head of Regional Government Relations Go-Jek wilayah Jabar dan Banten, Muhammad Chairil menuturkan bahwa ada empat fokus kerja sama yang akan dilakukan pihak Go-Jek dengan Pemprov Jabar. Keempat fokus tersebut mencakup pemberdayaan perempuan melalui pelatihan kewirausahaan, pembinaan dan pengembangan usaha kecil, optimalisasi penggunaan dan penertiban transportasi online dan menggunakan pelayanan Go-Pay sebagai metode pembayaran di beberapa lokasi yang dikelola oleh Pemprov Jabar.

“Aspek pemberdayaan pelaku UMKM, sektor informal dan perempuan juga merupakan salah satu area yang termasuk dalam kesepakatan strategis ini,” tutur Chairil di Gedung Sate, Jl. Diponegoro, Kota Bandung, Sabtu (25/5/2019).

Chairil menuturkan, dengan diadakannya kerja sama tersebut pihak Go-Jek siap membantu para pelaku UMKM. Bantuan tersebut dilakukan mulai dari penyelenggaraan pelatihan, memberi fasilitas terhadap usaha pemasaran dan akses lapangan kerja yang ada pada ekosistem Go-Jek.

Chairil juga berujar bahwa program pelatihan UMKM yang sudah berjalan saat ini yaitu Go-Jek Wirausaha yang bergerak untuk melatih bisnis para pelaku UMKM secara face to face. Hal inilah yang nantinya akan diberikan kepada para pelaku UMKM di Jabar.

“Setelah pelatihan, UMKM bisa mendaftarkan usahanya ke platform Go-Food, Go-Pay dan arisan mapan. Hal ini menjadi nilai tambah agar para pelaku UMKM bisa langsung memasarkan, menjual dan mengembangkan usahanya secara digital,” ujar Chairil.

Selain urusan UMKM, pihak Goj-Jek juga siap membantu dalam usaha pemberdayaan perempuan. Program pemberdayaan tersebut akan dilakukan dengan cara memberikan pelatihan serta menampung tenaga kerja kaum perempuan melalui ekosistem Go-Jek.

“Kita ingin agar inovasi digital dapat meningkatkan UMKM dan dikembangkan melalui Go-Jek supaya memberikan manfaat lebih baik untuk perkembangan masyarakat di Jawa Barat,” tuturnya.

Ketua Tim Penggerak PKK Jabar, Atalia Praratya Kamil menuturkan bahwa pihaknya kerap menerima banyak laporan dari para pelaku UMKM. Laporan tersebut berupa kesulitan UMKM dalam memasarkan produk-produknya. Dengan begitu, bantuan yang diberikan oleh pihak Go-Jek diharapkan dapat membantu para pelaku UMKM dalam mengatasi permasalahannya itu.

“Berkaitan produk, banyak sekali laporan mengatakan kesulitan bukan hanya modal dan kualitas SDM. Tapi yang paling utama bagaimana cara menjual. Itulah kenapa kami berpikir keras mencari stakeholder yang mampu memudahkan masyarakat. Gayung bersambut, Go-Jek siap membantu apapun yang dihasilkan,” kata istri Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

“Go-Jek mengatakan orang yang bisa bikin lasagna misalnya, bisa dibantu untuk dipromosikan melalui Go-Jek. Karena Go-Jek secara nasional berjejaring kerja sama kuat. Kami dibantukan bagaimana perempuan bisa mandiri,” tambah Atalia.

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *