Menu
Media Informasi Keuangan

Cegah Orang Luar Masuk, Warga Kediri Pasang Keranda Dan Pocong Ditengah Jalan

  • Bagikan

Kabarin.co.id, Kediri – Biasanya, keranda mayat identik dengan proses pemakaman jenazah seseorang. Akan tetapi, hal yang beda ketika keranda mayat beserta pocong diletakkan di tengah jalan masih sebuah dusun.

Dikutip dari Jawa Pos Radar Kediri, keranda beserta pocong tersebut memang dengan sengaja ditempatkan di depan Jalan Melon, Dusun Tondomulyo sejak pagi, Minggu (24/5/2020).

Tidak hanya itu, terdapat pula bunga tabur, tikar, dan juga payung jenazah. Tentu bukan pocong dengan jenazah sungguhan, melainkan hanya replika.

Dijelaskan oleh M Solikin, Ketua RT 02 RW 02 Dusun Tondomulyo, penempatan keranda dan pocong tersebut memang dimaksudkan untuk mencegah warga dari luar masuk ke lingkungan mereka.

“Agar tidak ada orang dari luar masuk kesini,” paparnya dikutip dari Jawa Pos Radar Kediri.

Solikin juga menyebut, mulanya portal memang sudah terpasang di jalan tersebut. Akan tetapi, masih sering dibuka tutup. Ide pemasangan keranda dan pocong pun muncul ketika hari pertama Idul Fitri pasca melangsungkan ziarah ke pemakaman.

“Spontan saja,” tegasnya.

Ia menyebut, hal ini juga sebagai pesan untuk mereka yang tidak patuh dengan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. “Ya begini, kalau tidak mengindahkan protokol. Ini contohnya,” imbuh Solikin sambil menunjuk replika pocong tersebut.

Ditambahkan oleh Eko Santoso selaku tokoh masyarakat setempat, mengaku bahwa warga sangat mendukung upaya tersebut demi memutus rantai penyebaran virus corona.

Bahkan wilayah tersebut, juga masih rutin melakukan penyemprotan desinfektan. “Harapannya masyarakat bisa semakin sadar, sehingga rantai penularan Covid-19 segera teratasi,” harap Eko.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *