Menu
Media Informasi Keuangan

3 Cara Sederhana Mengatasi Pencemaran Udara

  • Bagikan

Kabarin.co.id – Bisa dikatakan jika 3 Cara Sederhana Mengatasi Pencemaran Udara ini sudah sangat lazim. Namun tidak sedikit orang yang tidak sadar dengan poin tersebut.

Untuk sekedar menambah rasa mawas dan memperbaiki gaya hidup, tentu tips berikut akan sangat membantu dalam menjaga lingkungan hidup. Sehingga keindahan dan kebersihannya bisa dirasakan oleh semua orang.

Seperti yang kita ketahui, seiring dengan berkembangnya perekonomian di semua wilayah, tidak luput dari penggunaan alat transportasi berbahan bakar minyak.

Kondisi tersebut tentu sangat berpengaruh pada kebersihan udara di lingkungan sekitar. Dan untuk mengurangi polusi udara tersebut, Badan Penanggulangan Bencana pun memberikan wejangan yang bisa dilakukan setiap orang.

3 Cara Sederhana Mengatasi Pencemaran Udara

Yang menjadi pertanyaan adalah, apa saja langkah-langkah yang bisa diterapkan? Untuk memberikan jawaban yang sesuai, simak selengkapnya pada rangkuman berikut :

1. Beralih Ke Transportasi Publik

Menurut yang tercatat, banyaknya kendaraan bermotor yang mengeluarkan emisi tidak ramah lingkungan, menjadi salah salah satu penyebab utama menurunnya kualitas udara.

Oleh karena itu, pihak pemerintah menyarankan untuk setiap individu bisa beralih dan memberikan kontribusi dalam mengurangi tingkat polusi tersebut.

Salah satu cara ialah dengan mengurangi penggunaan kendaraan bermotor dan memanfaatkan transportasi publik. Selain ikut memelihara kualitas udara, tentu macet di jalanan pun bisa dikurangi.

2. Ikut Menanam Pohon Penangkal Polutan

Tanaman merupakan elemen penting yang bisa menyerap kandungan karbondioksida. Beberapa jenis tanaman tersebut bisa berupa lidah mertua (tanaman hias), tanaman toga, alpukat, belimbing, hingga pucuk merah yang tidak hanya memperindah lingkungan, namun juga mempunyai peran dalam menangkal polutan.

Dalam hal ini, masyarakat dihimbau untuk memperbanyak tanaman penangkal polutan. Dan semua bisa bermula dari rumah penduduk masing-masing.

3. Tidak Membakar Sampah Sembarangan

Secara tidak sadar, pembakaran sampah juga ikut berkontribusi serta bisa menimbulkan debu beserta asap hitam. Kondisi tersebut juga merupakan penyebab dari polusi.

Pasalnya, sampah yang dibakar juga melepaskan karbondioksida (CO2) yang justru akan menambah parah pemanasan global.

Terlepas dari itu, gas klor yang dihasilkan dari pembakaran sampah, bisa merusak atmosfer bumi. Hal ini juga sudah ada aturan yang jelas.

Menurut Peraturan Daerah 0Perda) DKI Jakarta No.2 tahun 2005 tentang pengendalian pencemaran udara, pembakaran sampah di lingkungan rumah sendiri atau sekitar tempat pembuangan sampah, yang berada di wilayah tempat tinggal, sudah dilarang.

Bagaimana? sangat sederhana bukan? Namun dalam hal ini tidak sedikit orang yang masih berdalih dengan rentang waktu. Baik dari peralihan kendaraan pribadi ke publik, atau yang lainnya.

Mereka menilai jika dengan kendaraan pribadi, bisa lebih cepat dan tidak telat dalam menjalani aktivitas. Padahal kondisi tersebut ada dampak positif sekaligus negatif, yang pada akhirnya berimbas pada diri sendiri.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *